Taman Trembesi, Kawasan Selfie Nan Shady di tengah kota Madiun

Taman Trembesi di kompleks kantor Perhutani Unit Hutan Madiun di Kabupaten Kartoharjo Kota Madiun didominasi oleh puluhan pohon berumur 100 tahun.

Oh trembesi dengan diameter sekitar 1 meter dan tinggi sekitar 50 meter dengan ranting-ranting penuh daun tebal yang membuat lokasi taman teduh dan segar.

Ratusan keping Trembesi dan batang lainnya tersusun rapi di area penyimpanan kayu seluas 4,2 hektar. Saat ini, perhutani Perhutani tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan kayu, tetapi juga tempat wisata yang disebut Taman Trembesi.

Lokasi tidak jauh dari pusat kota Madiun, tepat di kompleks kantor Perhutani KPH Madiun Jl. Diponegoro, Kabupaten Kartoharjo.

Lahan seluas 4,2 hektar itu masih digunakan sebagai kantor Perhutani dan lumberyard. Sementara sebagian tanah itu dikonversi menjadi taman wisata.

Di awal ide untuk membuka Taman Trembesi, diresmikan pada Senin (26.06.2017), adalah antusiasme masyarakat yang mencintai wisata alam. Selain itu, sebagian lahan yang belum diolah diubah menjadi taman.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis FMC Perhutani Madiun, Eka Cahyadi, mengatakan bahwa Taman Trembesi akan menggunakan sekitar 2.000 meter persegi tanah. Taman wisata ini mengambil tema taman wisata keluarga. Di posisi parkir juga disediakan kursi memanjang dengan balok kayu.

Ada beberapa tempat di taman. Selain titik pertemuan di bawah bayangan pohon Trembesi, berbagai permainan parkir juga ditawarkan. Antara lain, rubah terbang sepanjang 70 meter, panahan, paintball, kendaraan off-road dan mini-trail.

Biaya masuk untuk Taman Trembesi cukup murah, yang setara dengan 2.500 IDR / orang. Sedangkan hadiah untuk berbagai game berasal dari RP. 15.000 / orang hingga Rp25.000 / orang.


“Selain menyatukan keluarga di bawah pohon Trembesi, mereka juga dapat memainkan berbagai permainan yang telah tersedia,” katanya, Rabu.

Pengunjung juga dapat mengambil foto narsis dan mengambil foto dengan poin foto yang disediakan. Menarik juga bahwa pengunjung dapat mengambil foto dengan latar belakang tiang-tiang kayu, yang jelas diatur pada pemandangan.

Jika Anda tidak ingin kelelahan di dekat rumah kayu, pengunjung dapat menggunakan mobil ATV seharga Rp 25.000 per orang. Pengunjung bisa berjalan-jalan dengan senang di lumberyard.

Jika pengunjung haus, mereka dapat membeli minuman dan makanan di Park Tavern. kayu suar Taman ini baru saja dibuka, tentu saja masih ada banyak kendala dalam fasilitas, tetapi di masa depan fasilitas akan diperbaiki dan ditambah,” jelasnya.

Taman Trembesi dikelola langsung oleh petugas Perhutani KPH Madiun. Pihaknya mengaku telah diberi izin untuk membuka objek wisata ini kepada pemerintah setempat.

Meski baru dibuka, ada banyak pengunjung ke Taman Trembesi. Pada hari pertama, sekitar 800 orang dari berbagai daerah mengunjungi taman wisata ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *